Antara Keinginan dan Kebutuhan
Begitu besar cinta Allah kepada makhluk-Nya di muka bumi ini. Salah satu wujud cinta-Nya adalah dengan memberikan kita beribu kenikmatan yang bahkan kita pun tak pernah mampu menghitungnya. Namun bagaimana apabila ada pertanyaan, “ Mengapa Allah tidak mengabulkan doaku? Padahal aku selalu berikhtiar dan memohon kepada-Nya? ” Bukan! Allah bukan sedang mengabaikanmu, Sayang. Allah sebenarnya senang, teramat senang melihat seorang hamba yang terus menerus memohon dihadapan-Nya. Baiknya, memang kita yang harus sejenak merenungkan kalimat ‘penyesalan’ kepada-Nya tadi. Terkadang apa yang kita minta, kita inginkan, dan kita sebut dalam doa tidak terwujud dalam bentuk nyata. Itu semua bukan karena Allah tidak mau atau enggan mengabulkan permintaan kita, tapi justru Allah menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik menurut-Nya. Apa yang menurutmu baik, belum tentu yang terbaik menurut Allah “ Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu men...