Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

Usia yang Kedua

“ Teruslah menulis dan mem-posting hal-hal yang baik karena ini merupakan salah satu usia kedua kita yang akan terus berlanjut setelah berakhirnya usia pertama –kematian. ” (Ustadz Boris Tanesia) Seperti halnya yang kita ketahui bahwa setiap muslim –laki-laki maupun perempuan yang telah balig– memiliki kewajiban untuk berdakwah. Sebagai wujud dari rasa cinta kepada Rasulullah, sudah seharusnya kita meneruskan atau menyambung perjuangan beliau dalam menyampaikan dakwah. Bahkan perlu diketahui saking mulianya tugas dakwah sampai-sampai Allah menyematkan predikat “ Khoirul Ummah ” kepada umat-umat Nabi Muhammad yang dengan tulus mau menjalankan tugas dakwah tersebut. كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ ۗ وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم ۚ مِّنْهُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ “ Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepa...

Jangan Merasa Paling Menderita

Pada 9 Desember 2018, saat saya sedang dalam perjalanan menuju kampus, saya bertemu dengan dua orang perempuan separuh baya. Salah seorang di antara keduanya sedang mendapatkan musibah yaitu kehilangan gawai miliknya. Katanya yang saya dengar, gawai tersebut tertinggal di teras supermarket saat ia sedang menunggu seseorang. Salah seorang dari perempuan tadi menelepon nomor pemilik gawai tersebut dan ternyata diangkat oleh seorang laki-laki yang mengaku kalau nomor tersebut merupakan nomornya –secara tidak langsung mengatakan bahwa gawai tersebut adalah miliknya– dan ia sedang berada di Surabaya. Mendengar jawaban demikian tergambar raut wajah yang kesal bercampur amarah dan kesedihan dari perempuan pemilik gawai tersebut. Sepanjang perjalanan hingga saya turun dari angkutan umum tersebut ia terus menggerutu –entah pada siapa– dan tidak habis pikir dengan kejadian yang menimpanya. Dari pengalaman tersebut, saya terinspirasi untuk membuat sebuah tulisan yang saya harap dapat berm...

Orangtua Cerdas, Anak Berkualitas

Pada 24 November 2018, saya menjadi salah satu panitia acara seminar parenting yang diadakan di Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang. Acara ini merupakan tugas akhir saya dan teman-teman pada mata kuliah konseling keluarga. Acara seminar tersebut dihadiri oleh seluruh masyarakat yang ada di desa tersebut. Dengan menghadirkan narasumber yang ahli dalam bidang parenting yaitu Ibu Maria Ulfah, saya berusaha untuk mencerna setiap materi yang disampaikan. Kini, melalui tulisan ini –hasil belajar saya sekaligus merupakan materi dalam acara seminar– saya ingin berbagi kepada para pembaca semua agar bersama-sama dapat belajar menjadi orangtua atau calon orangtua yang baik bagi anak-anak kita kelak. Aamiin. Bismillahirrahmanirrahim .. Ketika seseorang menginginkan menjadi orangtua yang cerdas untuk anaknya, hal pertama yang harus ia lakukan adalah memahami tujuan dari pernikahan. Sebab menikah bukan hanya sekedar mengubah status, tetapi lebih dari itu. Menikah ...