Mengenal Bystander Effect
Pernahkah kamu berada dalam situasi di mana
seorang nampaknya membutuhkan bantuanmu, tetapi kamu tidak menolongnya? Kamu
merasakan keraguan dan justru berpikir orang-orang di sekitarmu yang akan
menolong orang tersebut? Hati-hati bisa jadi itu yang dinamakan bystander
effect.
Bystander effect dapat diartikan sebagai situasi di mana
orang hanya memilih untuk menjadi pengamat atau menyaksikan sesuatu yang
terjadi tanpa melakukan tindakan apapun untuk membantu atau mencegahnya. Bystander
effect merupakan fenomena dalam psikologi sosial yang dikemukan oleh Bibb
Latané dan Jon Darley karena
kasus pembuhuhan Catherine “Kitty” Genovese pada 1964 di New York City.
Salah satu fenomena bystander
effect yang sering ditemukan saat ini yaitu ketika terjadi kecelakaan. Bukannya
menolong, orang-orang yang menghentikan kendaraannya justru hanya menonton
korban dan berpikiran kalau ada orang lain yang akan menolongnya. Namun, karena
semua yang menonton berpikir demikian, alhasil tidak ada seorang pun yang
menolong korban. Selain itu, alasan lainnya yaitu takut dituduh sebagai
tersangka, dimintai pertanggungjawaban, atau diinterogasi oleh pihak berwajib.
Studi menunjukkan bahwa saat
seseorang sedang dalam keadaan sendiri maka 75% ia akan membantu orang lain
ketika sedang dalam masalah. Namun, ketika seseorang tersebut tidak sendiri
atau sedang dalam suatu kelompok, kemungkinan hanya 31% saja yang mau membantu.
Intinya fenomena bystander effect ini dapat muncul apabila semakin
banyak orang yang ada di ruang publik, maka kemungkinan seseorang untuk
bertindak pun semakin kecil.
Penyebab bystander effect
Ternyata hal yang dapat menjadi
penyebab bystander effect yaitu adanya difusi tanggungjawab. Difusi
tanggungjawab yang dimaksud adalah keadaan ketika orang tidak merasa harus
menolong dan bertanggungjawab terhadap keadaan orang lain (yang membutuhkan
pertolongan). Karena berada di ruang publik, maka tanggungjawab untuk menolong
juga dibebankan kepada orang-orang di sekitarnya sehingga harus ada yang
memulai.
Selain difusi tanggungjawab, terlalu
melihat situasi juga menjadi salah satu hal yang dapat menjadi penyebab bystander
effect. Untuk kasus kecelakaan, pada saat menolong korban tentu memerlukan
cara dan langkah yang benar sehingga dapat diterima secara sosial. Oleh
karenanya biasanya orang yang akan menolong memperhatikan dan melihat reaksi
orang-orang di sekitarnya terlebih dahulu. Apakah orang lain ikut membantu atau
tidak, dan lain sebagainya.
Memang tidak salah apabila
khawatir akan keliru memberikan pertolongan atau tindakan pertama (khususnya
pada kecelakaan), tapi setidaknya kamu bisa mengambil pelajaran bahwa untuk
menolong tidak perlu menunggu orang lain. Jadilah inisiator ketika ada orang
lain yang membutuhkan pertolongan sehingga fenomena bystander effect dapat
diminimalisir.
Menghindari bystander effect
Tidak kebayang kan bahaya yang
ditimbulkan dari perangkap pasif ini? Oleh karenanya kamu harus melakukan
tindakan agar terhindar dari fenomena bystander effect.
Cara paling ampuh untuk
mengatasi bystander effect adalah dengan menyadari adanya tendensi ini.
Sesederhana itu kok. Jadi, apabila kamu sedang dihadapkan dengan keadaan
yang mengharuskanmu memberi pertolongan, kamu harus mengerti adanya bystander
effect dan sesegera mungkin ambil langkah untuk mengatasinya supaya kamu
bisa cepat membantu orang yang membutuhkan pertolongan.
Satu hal, meski kamu dituntut untuk mengambil langkah berani dan menghindari bystander
effect ini bukan berarti kamu harus melawan bahaya. Jika menurutmu situasinya
terlalu berbahaya dan kamu tidak mampu melakukannya, segera minta bantuan
kepada orang lain atau orang yang lebih ahli (misalnya pihak berwajib) supaya
tidak terjadi kesalahan.
Wah aku pernah mengalaminya nih 😖😖😖. Diem aja pas liat orang kecelakaan.
BalasHapusDid you realize there's a 12 word sentence you can tell your crush... that will trigger intense feelings of love and instinctual appeal for you deep inside his heart?
BalasHapusThat's because deep inside these 12 words is a "secret signal" that fuels a man's instinct to love, please and look after you with his entire heart...
====> 12 Words Who Trigger A Man's Love Instinct
This instinct is so hardwired into a man's genetics that it will make him work better than before to love and admire you.
Matter of fact, fueling this dominant instinct is so binding to achieving the best ever relationship with your man that once you send your man one of these "Secret Signals"...
...You will instantly notice him open his soul and mind to you in such a way he's never expressed before and he will identify you as the only woman in the galaxy who has ever truly understood him.